SMA MUH AL-MUJAHIDIN GUNUNGKIDUL KAMPANYEKAN ANTIRADIKALISME

Admin Senin, 14/05/2018 Utama 473 hits

Aksi teror bom yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur, menjadi keprihatinan sekolah di Gunungkidul. Beberapa sekolah menggelar aksi menolak terorisme yang terjadi.

Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Al-Mujahidin, Wahyudi mengaku turut berduka dengan kejadian yang terjadi di Surabaya, ia juga mengajak para siswanya untuk menjauhi pemikiran radikalisme.

“Kami menolak keras aksi radikalisme. Sudah kami sampaikan pada siswa dan guru untuk menjauhi aksi radikalisme. Aksi di Surabaya menyebabkan beberapa saudara kami meninggal dunia, itu yang tidak diajarkan diagama Islam,” ucapnya, Senin (14/5/2018).

Ia mengatakan bahwa Islam mengajarkan kebaikan, tidak pernah mengajarkan kekerasan, dan radikalisme. Ia berharap jika ada problem di masyarakat dapat diselelesaikan dengan musyawarah.

“Kami sudah ajarkan sejak dini, pertama harus punya akhlak yang tinggi, dan masuk Islam secara keseluruhan, memahami Islam dengan benar. Sehingga tidak ada aksi radikalisme,” katanya.

Salah satu siswa SMA Muhamadiyah, Erika Yeni Kristianti, mengaku turut prihatin dengan kejadian yang menimpa di Gereja Surabaya.“Padahal di agama Islam, saya tidak diajarkan tindakan sekeji itu. Tidak diajarkan membenci agama lain,” katanya.

: tanpa label

Jajak Pendapat

Informasi yang disajikan dalam situs ini menurut Anda ?

Kolom Guru

  • Data tidak atau belum tersedia.

Tautan

MUTIARA HADIST

Rasulullah Saw. Bersabda :Perumpamaan Orang Yang Pemurah Dan Orang Yang Bersedekah Seperti Seorang Lelaki Yang Memakai Dua Helai Jubah Atau Dua Helai Baju Besi Dari Dadanya Hingga Keatas. Apabila Orang Yang Berbelanja (Dalam Riwayat Lain: Apabila Orang Yang Bersedekah) Ingin Memberi Sedekah, Maka Baju Itu Longgar Buatnya; Dan Apabila Orang Bakhil Ingin Bersedekah, Maka Baju Itu Menjadi Rimas Dan Panas Sehingga Menutupi Jari-jarinya Serta Menghapus Jejaknya. Abu Hurairah Berkata : Orang Yang Bakhil Ingin Melonggarkan Pakaiannya Tetapi Dia Tidak Mampu Melonggarkannya. Jangan Pernah Berbakhil, Saudaraku!